Menggulung mata kemaluan seperti membaca belembar-lembar kitab kuning,
hingga akhir mani menguning melekat aroma kemuning,
sungguh diam dan mengajiku hingar menjelaga nafas mayat
"diparsialkannya kepada aram"
terpilah sebagai sabda dusta:
meniduri tubuh di bawah pohon kurma.