"Tuhan tidak bermain dadu"
"Jangan menerka Tuhan"
"Tuhan tidak bermain dadu"
"Ya, Tuhan bermain dadu"
"tidak, semuanya sudah tetap"
"ya,semuanya tersimpul kabut"
"Tidak ada Tuhan"
"Aku sepakat"
"Sebab kita dikutuk untuk bebas"
"Tidak, sebab banyak penderitaan yang tak terhitung"
"Tuhan adalah pelukis kehidupan"
"Nasnya ialah pencipta tanpa perawat"
"jangan coba menerka titahnya"
"Kau pembela Tuhan?"
"Bukan, aku orang yang dicintainya"
"Berarti kau si sakit itu"
"Ya, kedalam peluknya"
"Apa mereka sedang sakit?"
"Ya,mereka si sakit itu"
"Mengapa begitu?"
"Karena mereka tak sadar sedang dilanda pandemi"
"Apa kau percaya Tuhan itu ada?"
"Tidak!"
"mengapa?"
"karena putaran bumi tidak menghendaki hal itu, karena sifat maha kuasa itu cacat dalam taparannya, juga tidak ada angka yang dapat menjabarkannya, sebab juga tak ada yang dapat menafsirkan tinta-tintanya"
"mengapa kau tak percaya adanya Tuhan?"
"sebab banyak anak-anak kecil menderita, dibunuh, disiksa, dimatikan, ditembaki sebelum mereka mengerti apa itu dunia. mereka terlahir untuk mati sebelum dewasa. air mata mereka adalah kekeliruan sebelum menjadi, sebelum dilempar dan dinikmati apa itu hidup secara mondial"
"tapi bukankah mereka sangat beruntung untuk tidak menjadi dewasa?"
"mungkin begitu, tapi itulah sifat yang dikatakan lebih besar dari apa yang bisa kita pikirkan, karena tak ada jalan kesana melalui akal"
"apa tuhan pergi sejauh dunia yang bisa kita amati"
"mungkin seperti itu karena dia adalah pembuat bintang, atau pembuat di mana dunia fabel dan peri dan juga para raksasa bekerja"
"berarti dia iblis pemahat yang meninggalkan karyanya?"
"tidak, dia adalah seniman yang haus akan kreativitas"
"lalu apa ini dunia terbaik yang dicipta Tuhan?"
"Tidak, itu seperti justifikasi orang-orang saleh"
"Apa yang salah dengan mereka?"
"Karena gajah terlalu besar saat mereka hanya bisa melihat jari kukunya saja"
"Apa Tuhan ada?"
"Ya, dia ada!"
" Kenapa sekarang kamu mengatakan bahwa dia ada?"
" Karena kitalah yang menciptakannya dalam agama-agama"
"kenapa tuhan tidak menampakan dirinya?"
"Ia sudah menampakan dirinya beberapa abad lalu"
"lalu di mana ia sekarang?"
"dia sudah mati dan akan tetap mati, sebab kitalah pembunuhnya"