kau menulis
sesekali aku berpuisi
kucing di pemakaman mengais tanah
nisannya tak berjirat
tanahnya tidak basah
melatinyaa tak rangkum jatuh kebawah
kita pun sibuk menari dengan tinta
mempelajari sela-sela tanah Tigris
mencatat Alpha hingga Omega
namun kucing itu tetap di atas pemakaman
Kau berpuisi
sesekali aku menulis
pena kita tak disetubuhi kupu-kupu
sebab coraknya pudar entah kemana
sayapnya sibuk mengepak ancaman
sulutnya melebar tak terukur
tubuhnya hilang ke ufuk timur
kita yang sibuk memainkan pendulum
tapi tak mengerti dentuman cacing
namun suatu saat, untuk suatu saat
kita akan disetubuhi kupu-kupu
kita menulis
kita berpuisi
aku menulis
kau berpuisi
aku berpuisi
kau menulis
jadilah ciuman
yang tak
pernah serasi.